Jumat, 11 Maret 2016

Review Jurnal : PENGELOLAAN KNOWLEDGE MANAGEMENT CAPABILITY DALAM MEMEDIASI DUKUNGAN INFORMATION TECHNOLOGY RELATEDNESS TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN



REVIEW JURNAL
Oleh:
Istifah Rianar
NPM: 113080105
Kelas/ Semester: 3.D / 6
JUDUL
PENGELOLAAN KNOWLEDGE MANAGEMENT CAPABILITY DALAM MEMEDIASI DUKUNGAN INFORMATION TECHNOLOGY RELATEDNESS TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
( Objek penelitian ini adalah perbankan kantor cabang di Jawa Tengah )
PENULIS
LULUK MUHIMATUL IFADA
(FE_Universitas Islam Sultan Agung Semarang)

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh information technology relatedness secara langsung maupun melalui mediasi knowledge management capability terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Penelitian ini dilakukan oleh Luluk Muhimatul Ifada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung [2011], menyatakan bahwa knowledge management capability menciptakan dan mengeksploitasi sinergi lintas unit dari produk, pelanggan, dan managerial knowledge resources. Sinergi ini mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Information technology relatedness juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja perusahaan melalui mediasi knowledge management capability.

PENDAHULUAN
Pengertian paling mendasar tentang IT Relatedness (information technology relatedness) adalah penerapan empat dimensi secara komplementer dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Karena itu teknologi informasi saat ini menjadi competitive advantage yang sangat penting dalam menentukan daya saing dan kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang, seperti halnya dunia perbankan yang berkembang pesat saat ini, menjadikan persaingan dunia perbankan yang cukup ketat, oleh sebab itu peranan teknologi yang diantaranya untuk mendukung pelayanan kepada nasabah secara langsung, mendukung kegiatan back office, serta mendukung manajemen dalam mengelola bank, dan pengambilan keputusan sangat penting bagi dunia perbankan, untuk diperhatikan dalam menentukan kesuksesan dan merupakan sebuah keunggulan kompetitif (Amrul 2004). Loebecke dan Jelassi (1994). Ada empat dimensi information technology relatedness yang telah dikonseptualisasikan oleh Tanriverdi (2006) melalui sumber dari sinergi teknologi informasi yang meningkatkan kinerja perusahaan tersebut yaitu information technology strategy making processes, information technology vendor management processes, information technology human resource management processes dan information technology infrastructure secara bersama-sama yang akan memunculkan sinergi nilai super additive dan menjadi sumber daya yang sukar untuk ditiru, tapi apabila dari empat dimensi individu information technology relatedness dilakukan secara terpisah memungkinkan pesaing meniru sinergi sub-additive cost yang timbul dari keempat dimensi individu information technology relatedness sehingga relatedness dari sumber daya nonstrategic tersebut tidak dapat meningkatkan kinerja.
Tanriverdi (2005) dengan melibatkan 250 perusahaan yang terdaftar dalam Fortune 1000, menunjukkan bahwa sinergi dari information technology relatedness unit-unit bisnis meningkatkan knowledge management capability lintas unit perusahaan yang dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Yang terdiri atas tiga strategi knowledge yang dikelolah dan diterapkan secara bersama-sama yaitu : product knowledge, customer knowledge dan managerial knowledge. Kajian menarik terkait dengan information technology relatedness selanjutnya adalah Fenomena knowledge management mengindikasikan bahwa knowledge management capability dapat menjadi perantara antara teknologi informasi dan kinerja perusahaan (Barua dan Mukhopadhyay 2000 dalam Lestari 2007). Tulisan ini, lebih lanjut akan menguraikan tentang analisis information technology relatedness dapat berpengaruh langsung melalui mediasi knowledge management capability dalam meningkatkan kinerja perusahaan (corporate performance).

KERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESI
Dari penelitian yang dilakukan didapat kerangka teoritis yang dijadikan sebagai dasar penelitian dalam pengembangan hipotesis, terdapat 4 hipotesis penulis diantaranya:
1.      Pengaruh Information Technology Relatedness terhadap Knowledge Management Capability.
Dimana H1 : Information technology relatedness berpengaruh positif terhadap knowledge management capability.
2.      Pengaruh Knowledge Management Capability terhadap Kinerja Perusahaan.
Dimana H2 : Knowledge management capability berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.
3.      Pengaruh Information Technology Relatedness terhadap Kinerja.
Dimana H3 : Information technology relatedness berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.
4.      Pengaruh Tidak Langsung Information Technology Relatedness terhadap Kinerja Melalui Knowledge Management Capability.
Dimana H4 : Information technology relatedness berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja perusahaan melalui knowledge management capability.

METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang dilakukan oleh penulis jurnal ini menggunakan metode :
Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini merupakan hypotheses testing dikarenakan penelitian ini menjelaskan fenomena dalam bentuk hubungan antar variabel. Tipe hubungan antar variabel dalam penelitian ini adalah kausalitas yaitu tipe hubungan sebab akibat.


Sumber Data
Sumber data yang dipergunakan dalam penelitian adalah data primer dalam bentuk persepsi responden dengan instrumen yang digunakan adalah kuesioner atau angket yang mengadopsi dari instrumen yang telah digunakan pada penelitian sebelumnya yaitu penelitian Tanriverdi (2006), Tanriverdi (2005), Tanriverdi dan Venkatraman (2005), dan Govindarajan dan Fisher (1990). penelitian ini dilakukan pada lokasi dan waktu yang berbeda dengan penelitian sebelumnya
Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan kantor cabang perbankan di Jawa Tengah yang diproksikan dengan pimpinan kantor cabang perbankan di Jawa Tengah. Adapun alasan dipilihnya pimpinan kantor cabang perbankan sebagai proksi dikarenakan merupakan pihak yang mengetahui kondisi kinerja dan mengetahui pengelolaan sumber daya teknologi informasi serta knowledge yang ada pada perusahaannya.
Prosedur Pengumpulan Data
Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini dengan mengirimkan kuesioner melalui pos dan penyampaian langsung kepada keseluruhan populasi, karena penelitian ini menggunakan metode sensus Kuesioner yang kembali sebanyak 104 kuesioner, 11 kuesioner yang unusable, digunakan untuk pengolahan data sebanyak 93 kuesioner.
Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
Variabel penelitian menggunakan instrumen yang telah digunakan pada penelitian sebelumnya, yaitu: Tanriverdi (2006), Tanriverdi (2005), Tanriverdi dan Venkatraman (2005), dan Govindarajan dan Fisher (1990).

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ( Ringkasan Jurnal )
Diawal jurnal Luluk Muhimatul Ifada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung [2011] mengungkapkan fakta dalam pendahuluan jurnal tentang pengelolaan knowledge management capability dalam memediasi dukungan information technology relatedness terhadap kinerja perusahaan dengan mengutip hasil penelitian Tanriverdi (2005) dan Tanriverdi (2006). Luluk Muhimatul Ifada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung [2011] mengatakan bahwa Pengaruh Information Technology Relatedness terhadap Knowledge Management Capability. Berdasarkan (RBV) dan teori ekonomi complementarities sebagai grand theory dalam penelitian ini, sumber utama dari sinergi lintas unit pada perusahaan adalah sumber daya yang terkait (resource relatedness) dan sumber daya komplementer (resource complementarity) (Tanriverdi 2005; Tanriverdi dan Venkatraman 2005). Kedua teori tersebut mampu menciptakan sinergi lintas unit (Farjoun 1998). Sinergi tersebut dapat membentuk sub additive cost dan nilai super additive. Hal tersebut akan berpengaruh dalam menghubungkan unit-unit bisnis yang terdapat dalam perusahaan, membuka peluang untuk kolaborasi, dan meningkatkan jangkauan serta meningkatkan banyaknya sumberdaya knowledge perusahaan (Sambamurthy et al. 2003).
            Berikut hasil hipotesis yang dilakukan dalam penelitian jurnal yang telah di Luluk sebagai berikut:
§  Hipotesis pertama tentang, pengaruh information technology relatedness terhadap knowledge management capability
Pengaruh positif dan signifikan antara information technology relatedness terhadap knowledge management capability meng-indikasikan bahwa berdasarkan konsep sinergi super additive dalam teori ekonomi complementarity, pengelolaan sumber daya, teknologi informasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam hal ini infrastruktur, strategi, sumber daya manusia, dan vendor akan secara bersamaan mampu menciptakan sinergi sehingga dapat meningkatkan knowledge management capability lintas unit.
Penelitian ini terfokus pada kemampuan perbankan untuk memanfaatkan knowledge synergy lintas unit. dengan menggunakan mekanisme koordinasi berbasis information technology, maka kemampuan perusahaan dalam mentransfer pengetahuan terhadap kebutuhan, pilihan, maupun perilaku membeli dari pelanggan yang relevan diantara unit-unit bisnis (dalam hal ini kemampuan manajemen dalam mengelola sumber daya pengetahuan perusahaan terhadap customer) akan meningkat.
Kemampuan knowledge management akan meningkat dalam dunia perbankan apabila information technology relatedness secara komplementer sudah dibangun sehingga akan memperlancar pertukaran pengetahuan.
§  Hipotesis kedua tentang, pengaruh knowledge management capability terhadap kinerja perusahaan
Seperti pada hasil penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa kantor cabang perbankan selalu berupaya menggabungkan pengetahuan pelanggan yang relevan antar unit-unit bisnis untuk memperoleh wawasan pelanggan yang baru dan dipergunakan untuk menghadapi persaingan. Peningkatan kemampuan menghadapi persaingan tentunya mengindikasikan adanya peningkatan kinerja. Hal ini menguatkan penerapan knowledge management capability mampu menciptakan sinergi knowledge dan dapat digunakan oleh kantor cabang perbankan sebagai competitive sustainability advantage sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Penelitian ini mendukung penelitian Teece (1998) dalam Tanriverdi (2005).
§  Hipotesis ketiga tentang, pengaruh information technology relatedness terhadap kinerja perusahaan
penelitian ini dilakukan pada konteks perbankan di Jawa Tengah. Dari hasil diungkapkan bahwa Information technology relatedness merupakan complementarity dari empat dimensinya, yang dapat menciptakan sinergi nilai super-additive yang akan berpengaruh secara positif terhadap kinerja perusahaan.Terbukti dengan adanya fasilitas-fasilitas yang telah diberikan perbankan dalam memberikan layanan berbasis teknologi pada nasabahnya.
§  Hipotesis ke empat tentang, pengaruh tidak langsung information technology relatedness terhadap kinerja perusahaan melalui knowledge management capability
Dari penelitian yang dilakukan terbukti bahwa knowledge managament capability memediasi pengaruh antara information technology relatedness terhadap corporate performance mampu meningkatkan kinerja perusahaan yang memiliki unit-unit bisnis terintegrasi.

SIMPULAN
Hasil penelitian yang dilakukan penulis bertujuan untuk menguji pengaruh information technology relatedness secara langsung maupun melalui mediasi knowledge management capability terhadap peningkatan kinerja perusahaan perbankan di Jawa Tengah yang hasilnya sesuai dengan penelitian yang perna dilakukan oleh penelitian Tanriverdi (2005) dan Tanriverdi (2006) sebelumnya, dimana adanya sinergi nilai super-additive yang timbul dari penggunaan kesatuan komplementer knowledge management capability berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan.
Dan sinergi nilai super-additive yang timbul dari penggunaan kesatuan komplementer information technology relatedness berpengaruh terhadap corporate performance. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan penelitian, antara lain:
1.      Objek penelitian ini menggunakan perbankan kantor cabang di Jawa Tengah, adanya keterbatasan wewenang di kantor cabang bank, menyebabkan model yg dikembangkan belum tentu sepenuhnya dapat diaplikasikan pada kantor cabang bank di Jawa Tengah.
2.      Penelitian ini tidak mampu menganalisis seluruh populasi sebagaimana tujuan menggunakan sensus dikarenakan penggunaan metode mail survey, selain itu keakuratan jawaban pengisian kuesioner yang kurang akurat.
Adapun kelebihan jurnal yang dilakukan oleh Luluk cukup representatif untuk dijadikan bahan rujukan atau referensi dalam melakukan review jurnal yang telah ditugaskan, karena jurnal tersebut menggambarkan cukup detail tentang pokok bahasan yang diteliti dengan teori dan metode penelitian yang digunakan.

DAFTAR PUSTAKA

Ifada, Luluk Muhimatul. 2011. “Pengelolaan Knowledge Management Capability Dalam Memediasi Dukungan Information Technology Relatedness Terhadap Kinerja Perusahaan”. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Volume 8 - No. 1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar