REVIEW
JURNAL
Oleh:
Istifah Rianar
NPM: 113080105
Kelas/ Semester: 3.D / 6
JUDUL
PENGELOLAAN
KNOWLEDGE MANAGEMENT CAPABILITY DALAM
MEMEDIASI DUKUNGAN INFORMATION
TECHNOLOGY RELATEDNESS TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
( Objek penelitian ini adalah perbankan kantor cabang di
Jawa Tengah )
PENULIS
LULUK MUHIMATUL IFADA
(FE_Universitas Islam
Sultan Agung Semarang)
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh information technology relatedness secara
langsung maupun melalui mediasi knowledge management capability terhadap
peningkatan kinerja perusahaan. Penelitian ini dilakukan oleh Luluk Muhimatul Ifada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung [2011],
menyatakan bahwa knowledge management capability menciptakan
dan mengeksploitasi sinergi lintas unit dari produk, pelanggan, dan managerial
knowledge resources. Sinergi ini mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Information technology relatedness juga
memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja perusahaan melalui mediasi knowledge management capability.
PENDAHULUAN
Pengertian paling mendasar tentang IT
Relatedness (information technology relatedness) adalah penerapan empat dimensi secara komplementer dalam meningkatkan
kinerja perusahaan. Karena itu teknologi
informasi saat ini menjadi competitive advantage yang sangat penting
dalam menentukan daya saing dan kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kinerja
di masa mendatang, seperti halnya dunia perbankan yang berkembang pesat saat
ini, menjadikan persaingan dunia perbankan yang cukup ketat, oleh sebab itu
peranan teknologi yang diantaranya untuk mendukung pelayanan kepada nasabah
secara langsung, mendukung kegiatan back office, serta mendukung manajemen dalam mengelola bank, dan pengambilan keputusan
sangat penting bagi dunia perbankan, untuk diperhatikan dalam menentukan
kesuksesan dan merupakan sebuah keunggulan kompetitif (Amrul 2004). Loebecke
dan Jelassi (1994). Ada empat dimensi information technology relatedness yang telah dikonseptualisasikan oleh Tanriverdi
(2006) melalui sumber dari sinergi teknologi informasi yang meningkatkan
kinerja perusahaan tersebut yaitu information technology strategy making
processes, information technology vendor management processes, information
technology human resource management processes dan information
technology infrastructure secara bersama-sama yang akan memunculkan sinergi
nilai super additive dan menjadi sumber daya yang sukar untuk ditiru,
tapi apabila dari empat dimensi individu information technology relatedness dilakukan secara terpisah memungkinkan
pesaing meniru sinergi sub-additive cost yang timbul dari keempat
dimensi individu information technology relatedness sehingga relatedness
dari sumber daya nonstrategic tersebut tidak dapat meningkatkan
kinerja.
Tanriverdi (2005) dengan melibatkan 250 perusahaan yang terdaftar
dalam Fortune 1000, menunjukkan bahwa sinergi dari information
technology relatedness unit-unit bisnis meningkatkan knowledge
management capability lintas unit perusahaan yang dapat meningkatkan
kinerja keuangan perusahaan. Yang terdiri atas tiga strategi knowledge yang dikelolah dan diterapkan secara
bersama-sama yaitu : product knowledge, customer knowledge dan managerial
knowledge. Kajian menarik terkait dengan information technology
relatedness selanjutnya adalah Fenomena knowledge management mengindikasikan
bahwa knowledge management capability dapat menjadi perantara antara
teknologi informasi dan kinerja perusahaan (Barua dan Mukhopadhyay 2000 dalam
Lestari 2007). Tulisan ini, lebih lanjut akan menguraikan tentang analisis information
technology relatedness dapat berpengaruh langsung melalui mediasi knowledge
management capability dalam meningkatkan kinerja perusahaan (corporate
performance).
KERANGKA
TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESI
Dari penelitian yang dilakukan didapat kerangka teoritis yang dijadikan sebagai dasar penelitian dalam pengembangan hipotesis, terdapat 4 hipotesis
penulis diantaranya:
1.
Pengaruh Information Technology Relatedness terhadap Knowledge
Management Capability.
Dimana H1 : Information technology relatedness berpengaruh positif
terhadap knowledge management capability.
2.
Pengaruh Knowledge Management Capability terhadap Kinerja
Perusahaan.
Dimana H2
: Knowledge management capability berpengaruh positif terhadap kinerja
perusahaan.
3.
Pengaruh Information Technology Relatedness terhadap Kinerja.
Dimana H3
: Information technology relatedness berpengaruh positif terhadap
kinerja perusahaan.
4.
Pengaruh Tidak Langsung Information Technology Relatedness terhadap
Kinerja Melalui Knowledge Management Capability.
Dimana H4 : Information technology relatedness berpengaruh
tidak langsung terhadap kinerja perusahaan melalui knowledge management
capability.
METODE PENELITIAN
Metode
penelitian yang dilakukan oleh penulis jurnal ini menggunakan metode :
Jenis Penelitian
Jenis
penelitian ini merupakan hypotheses testing dikarenakan penelitian ini
menjelaskan fenomena dalam bentuk hubungan antar variabel. Tipe hubungan antar
variabel dalam penelitian ini adalah kausalitas yaitu tipe hubungan sebab
akibat.
Sumber Data
Sumber
data yang dipergunakan dalam penelitian adalah data primer dalam bentuk
persepsi responden dengan instrumen yang digunakan adalah kuesioner atau angket
yang mengadopsi dari instrumen yang telah digunakan pada penelitian sebelumnya
yaitu penelitian Tanriverdi (2006), Tanriverdi (2005), Tanriverdi dan
Venkatraman (2005), dan Govindarajan dan Fisher (1990). penelitian ini
dilakukan pada lokasi dan waktu yang berbeda dengan penelitian sebelumnya
Populasi
Populasi
dalam penelitian ini adalah perusahaan kantor cabang perbankan di Jawa Tengah
yang diproksikan dengan pimpinan kantor cabang perbankan di Jawa Tengah. Adapun
alasan dipilihnya pimpinan kantor cabang perbankan sebagai proksi dikarenakan merupakan
pihak yang mengetahui kondisi kinerja dan mengetahui pengelolaan sumber daya
teknologi informasi serta knowledge yang ada pada perusahaannya.
Prosedur Pengumpulan Data
Prosedur
pengumpulan data dalam penelitian ini dengan mengirimkan kuesioner melalui pos
dan penyampaian langsung kepada keseluruhan populasi, karena penelitian ini
menggunakan metode sensus Kuesioner yang kembali sebanyak 104 kuesioner, 11
kuesioner yang unusable, digunakan untuk pengolahan data sebanyak 93
kuesioner.
Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
Variabel
penelitian menggunakan instrumen yang telah digunakan pada penelitian
sebelumnya, yaitu: Tanriverdi (2006), Tanriverdi (2005), Tanriverdi dan
Venkatraman (2005), dan Govindarajan dan Fisher (1990).
HASIL PENELITIAN
DAN PEMBAHASAN (
Ringkasan Jurnal )
Diawal jurnal Luluk Muhimatul Ifada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung
[2011] mengungkapkan fakta dalam pendahuluan jurnal tentang pengelolaan
knowledge management capability dalam
memediasi dukungan information
technology relatedness terhadap kinerja perusahaan dengan mengutip hasil
penelitian Tanriverdi (2005) dan Tanriverdi
(2006). Luluk Muhimatul Ifada mahasiswa
Universitas Islam Sultan Agung
[2011] mengatakan bahwa Pengaruh
Information Technology Relatedness terhadap Knowledge Management
Capability. Berdasarkan
(RBV) dan teori ekonomi complementarities sebagai grand theory dalam
penelitian ini, sumber utama dari sinergi lintas unit pada perusahaan adalah
sumber daya yang terkait (resource relatedness) dan sumber daya
komplementer (resource complementarity) (Tanriverdi 2005; Tanriverdi dan
Venkatraman 2005). Kedua teori tersebut mampu menciptakan sinergi lintas unit
(Farjoun 1998). Sinergi tersebut dapat membentuk sub additive cost dan
nilai super additive. Hal tersebut akan berpengaruh dalam menghubungkan
unit-unit bisnis yang terdapat dalam perusahaan, membuka peluang untuk
kolaborasi, dan meningkatkan jangkauan serta meningkatkan banyaknya sumberdaya knowledge
perusahaan (Sambamurthy et al. 2003).
Berikut
hasil hipotesis yang dilakukan dalam penelitian jurnal yang telah di Luluk
sebagai berikut:
§ Hipotesis pertama tentang, pengaruh information technology relatedness terhadap knowledge
management capability
Pengaruh positif dan signifikan antara information
technology relatedness terhadap knowledge management capability meng-indikasikan
bahwa berdasarkan konsep sinergi super additive dalam teori ekonomi complementarity,
pengelolaan sumber daya, teknologi informasi yang dilakukan oleh perusahaan
dalam hal ini infrastruktur, strategi, sumber daya manusia, dan vendor akan
secara bersamaan mampu menciptakan sinergi sehingga dapat meningkatkan knowledge
management capability lintas unit.
Penelitian ini terfokus pada kemampuan
perbankan untuk memanfaatkan knowledge synergy lintas unit. dengan
menggunakan mekanisme koordinasi berbasis information technology, maka
kemampuan perusahaan dalam mentransfer pengetahuan terhadap kebutuhan, pilihan,
maupun perilaku membeli dari pelanggan yang relevan diantara unit-unit bisnis
(dalam hal ini kemampuan manajemen dalam mengelola sumber daya pengetahuan
perusahaan terhadap customer) akan meningkat.
Kemampuan knowledge management akan meningkat dalam dunia perbankan apabila
information technology relatedness secara komplementer sudah
dibangun sehingga akan memperlancar pertukaran pengetahuan.
§ Hipotesis kedua tentang, pengaruh knowledge management capability
terhadap kinerja perusahaan
Seperti
pada hasil penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa kantor
cabang perbankan selalu berupaya menggabungkan pengetahuan pelanggan yang
relevan antar unit-unit bisnis untuk memperoleh wawasan pelanggan yang baru dan
dipergunakan untuk menghadapi persaingan. Peningkatan kemampuan
menghadapi persaingan tentunya mengindikasikan adanya peningkatan kinerja. Hal
ini menguatkan penerapan knowledge management capability mampu
menciptakan sinergi knowledge dan dapat digunakan oleh kantor cabang
perbankan sebagai competitive sustainability advantage sehingga dapat
meningkatkan kinerja perusahaan. Penelitian ini mendukung penelitian Teece
(1998) dalam Tanriverdi (2005).
§ Hipotesis ketiga tentang, pengaruh
information technology relatedness terhadap kinerja perusahaan
penelitian ini dilakukan pada konteks
perbankan di Jawa Tengah. Dari hasil diungkapkan bahwa Information
technology relatedness merupakan complementarity
dari empat dimensinya, yang dapat menciptakan sinergi nilai super-additive
yang akan berpengaruh
secara positif terhadap kinerja perusahaan.Terbukti dengan adanya
fasilitas-fasilitas yang telah diberikan perbankan dalam memberikan layanan
berbasis teknologi pada nasabahnya.
§
Hipotesis
ke empat tentang, pengaruh tidak langsung information
technology relatedness terhadap kinerja perusahaan melalui knowledge
management capability
Dari penelitian yang dilakukan
terbukti bahwa knowledge managament capability memediasi pengaruh antara information technology relatedness terhadap
corporate performance mampu
meningkatkan kinerja perusahaan yang memiliki unit-unit bisnis terintegrasi.
SIMPULAN
Hasil penelitian yang dilakukan penulis bertujuan untuk menguji
pengaruh information technology relatedness secara langsung maupun
melalui mediasi knowledge management capability terhadap peningkatan
kinerja perusahaan perbankan di Jawa Tengah yang hasilnya sesuai dengan
penelitian yang perna dilakukan oleh penelitian Tanriverdi (2005) dan
Tanriverdi (2006) sebelumnya, dimana adanya sinergi nilai super-additive yang timbul dari penggunaan kesatuan
komplementer knowledge management capability berpengaruh signifikan
terhadap kinerja perusahaan.
Dan sinergi nilai super-additive yang timbul dari penggunaan
kesatuan komplementer information technology relatedness berpengaruh terhadap corporate
performance. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan penelitian,
antara lain:
1.
Objek penelitian ini
menggunakan perbankan kantor cabang di Jawa Tengah, adanya keterbatasan
wewenang di kantor cabang bank, menyebabkan model yg dikembangkan belum tentu
sepenuhnya dapat diaplikasikan pada kantor cabang bank di Jawa Tengah.
2.
Penelitian ini tidak mampu
menganalisis seluruh populasi sebagaimana tujuan menggunakan sensus dikarenakan
penggunaan metode mail survey, selain itu keakuratan jawaban pengisian
kuesioner yang kurang akurat.
Adapun kelebihan jurnal yang dilakukan oleh Luluk
cukup representatif untuk dijadikan bahan rujukan atau referensi dalam
melakukan review jurnal yang telah ditugaskan, karena jurnal tersebut
menggambarkan cukup detail tentang pokok bahasan yang diteliti dengan teori dan
metode penelitian yang digunakan.
DAFTAR
PUSTAKA
Ifada, Luluk Muhimatul. 2011. “Pengelolaan Knowledge Management Capability Dalam
Memediasi Dukungan Information Technology
Relatedness Terhadap Kinerja Perusahaan”. Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Indonesia Volume 8 - No. 1.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar